Sabtu, 19 Februari 2011

musik sama dengan hidup

Kita setiap hari tidak pernah lepas dari yang namanya M-U-S-I-K
coba perhatikan!
Tiap hari setiap kali kamu bangun ketika ada suara dering telpon berbunyi kamu mengesetnya dengan sebuah lagu , wait .. apakah itu bukan musik? iya itu musik!
dan ketika kamu berangkat sekolah menaiki kendaraan kamu tetap mendengar musik di radio , di hapemu , dan disaat supir kamu bernyanyi itu juga adalah sebuah musik ...
ketika kamu pulang sekolah kamu pasti banyak menemukan suara2 musik disana antara lain adalah pengamen orang yang sangat berperan di bidang musik , televisi yang sedang menyetel acara musik , dll ..
banyak bukan?
jadi , kita sebenarnya tidak pernah lepas dari yang namanya musik . musik akan selalu mengikuti arah kehidupan kita , ketika kita sedih akan selalu ada yang namanya musik slow , dan saat kita senang selalu ada yang namanya musik beat, musik akan selalu terdengar di telinga kita ..
dan sekarang aku pun sudah yakin bahwa MUSIK  =  HIDUP :)  

Kamis, 17 Februari 2011

para pelopor musik

Di dunia ini ada berbagai orang yang mempelopori musik
contohnya di abad pertengahan ada: 
  • Gullanme Dufay dari Prancis.
  •  Adam de la halle dari Jerman
Ada juga di zaman Renaisance:
  • Giovanni Gabrieli (1557 - 1612) dari Italia.
  • Galilei (1533 - 1591) dari Italia. 
  • Claudio Monteverdi (1567 - 1643) dari Venesia. 
  • Jean Baptiste Lully (1632 - 1687) dari Prancis.
Begitupun di zaman Barok dan Rokoko:
  • Johan Sebastian Bach
  • George Fredrick Haendel 
Di zaman klasik:
  • Frans Joseph Haydn (1732 - 1809)
  • Wolfgang Amandeus Mozart (1756 - 1791) 
Zaman Romantik:
  • Ludwig Von Bethoven dari Jerman.
  • Franz Peter Schubert dari Wina.
  • Francois Fredrick Chopin dari Polandia
  • Robert Alexander Schumann dari jerman. 
  • Johanes Brahms dari Hamburg Jerman.
Zaman Modern:
  • Claude Achille Debussy dari Prancis
  • Bella Bartok dari Honggaria.
  • Maurice Ravel dari Prancis
  • Igor Fedorovinsky dari Rusia
  • Edward Benyamin Britten dari Inggris.

 

sejarah musik

Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi.
Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaan Romawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M) perkembangan ini  disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan.Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya Kelahiran Kembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi.Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalah sandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.
Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.
Ciri-ciri Zaman musik Klasik:
a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo.
b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).
c. Pemakaian Ornamentik dibatasi
d. Penggunaan Accodr 3 nada.

Pengaruh musik pada anak

Musik bisa berperan besar dalam perkembangan otak, pembentukan jiwa, karakter, bahkan raga manusia.
Musik sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Terdapat 3 bagian penting dalam musik, yaitu beat, ritme, dan harmony. Beat mempengaruhi tubuh manusia, ritme mempengaruhi jiwa manusia, dan harmony mempengaruhi roh manusia.
Musik yang baik bagi kehidupan manusia adalah musik yang seimbang antara beat, ritme, dan harmony.
Sebaiknya, anak-anak diperkenalkan pada musik sejak dini, karena musik juga dapat mempengaruhi cara kerja otak anak.
Mereka akan cepat menerima apa yang mereka lihat, mereka dengar, mereka temukan.
Seperti yang kita ketahui, musik tidak akan bisa lepas dari hidup kita. Musik sangat berpengaruh pada kehidupan kita. Sebenarnya, musik sudah di perkenalkan kepada kita sejak kita masih ada di dalam kandungan ibu. Ibu sering menempelkan earphone ke perutnya, agar kita dapat mendengar musik tersebut.
Seiring berjalan nya waktu, musik sekarang semakin berkembang. Ada musik pop, jazz, keroncong, rock, melayu, dan lain sebagainya.
Selera musik orang berbeda-beda, ada yang suka jazz, pop, rock, dan lain-lain. Tapi kebanyakan anak muda sekarang, lebih menyukai musik pop.
Musik mempunyai manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Seperti, jika kita sedang suntuk atau bosan, kita biasanya memutar musik. Musik juga bermanfaat untuk menghibur seseorang.
Ada juga orang yang dengan mudah menerima pelajaran sambil mendengarkan musik.
Musik sebenarnya ada disekeliling kita, seperti kita mengetuk-ngetuk meja, itu akan menghasilkan musik. Air yang mengalir, ketika kita sedang berjalan, itu semua menghasilkan bunyi atau musik.
Jadi, sebenarnya musik selalu menemani kita dimanapun kita berada.

Minggu, 23 Januari 2011

Musisi Jalanan

Musisi jalanan banyak kita temui di jalanan, adanya musisi jalanan dapat menghidupkan suasana sebuah kota. Tak berfikir sebaliknya kota itu pun menghidupkan para musisi jalanan tersebut. Hampir di setiap kota terdapat musisi jalanan.
Berbagai tipe musik jalanan banyak di temui di kota-kota. Ada yang solo, duet, kuartet bahkan kuintet pun ada. Dari hanya bermodalkan kepercayaan diri suara, dan kemampuan bermain alat musik yang autodidak. Berbagai macam alat musik yang digunakan antara lain : gitar, drum kecil atau bahkan alat musik tradisional yang mereka punya, yang perlahan-lahan dapat menjadi kebangsaan musisi jalanan.
Hampir seluruh musisi jalanan membuat kami terkagum-kagum dengan hanya bermodalkan suara dan anugrah dari tuhan, ia bisa tampil di depan banyak orang dengan percaya diri walau terkadang suara mereka tidak begitu enak di dengar.
Beberapa ada yang membuat kami terkesan kuat di benak kami. Setiap hari kami selalu bertemu di ruas-ruas jalan ketika menuju sekolah.
Pertama kami menyaksikan duo bernyanyi yang satu orang bermain gitar dan sisanya bermain drum, tak di sangka mereka lebih sering menampilkan lagu di era 90-an dengan aransement yang mereka buat sendiri, irama dan rhytem yang berbeda dengan frekuensi musisi jalanan. Terkadang musisi jalanan ini tidak menampilkan seluruh isi lagu melainkan hanya setengah dari lagu tersebut.
Bagi masyarakat awam alat musik biola terkesan tinggi dan sangat mahal dan butuh kursus yang relatif tidak murah dalam kalangan seperti musisi jalanan. Kami pikir alat musik seperti biola itu tidak akan bisa dipelajari secara autodidak.
Tapi kini kami banyak menemukan para musisi jalanan yang menggunakan alat musik biola sebagai alat musik yang ia pegang. Kami berpikir mereka mendapatkan skill tersebut darimana ?
Biola merupakan sebuah alat musik yang melodis. Biasanya digunakan pada part yang kosong saat penyanyi itu sedang berhenti bernyanyi. Dibagian ini lah kami berpikir mereka mendapatkan ide tersebut darimana ?Sehingga butuh pengetahuan yang luas untuk mengetahui tentang musik.
Saat bermain kuartet itu naik dengan komposisi alat musik tersebut, kami senang karena komposisinya terlihat unik. Pertama ia menyanyikan lagu secara harmoni dan sangat memanjakan telinga kami. Dengan skill yang baik pula.
Setelah memainkan lagu instrument yang pertama, mereka siap memainkan lagu yang kedua tetapi permainan itu tertahan oleh seorang ibu-ibu yang merequest lagu lain...
"Bang, lagu koes plus dong .." Lagu itu sudah bisa di tebak dari tampang ibu tersebut.
"Lagu yang mana bu?" Ujar seorang gitaris musisi jalanan tersebut.
"Yang mana aja deh.."
Hanya dengan isyarat tubuh mereka, mereka dengan spntan menampilkan sebuah lagu yaitu "manis dan sayang" kami sangat terkejut karena dengan spontan mereka menampilkan lagu tersebut dengan baik dan enak di dengar. Sulit di terka bagaimana keilmuannya. Kami sangat terhibur....
Intinya kami sangat tidak menyangka musisi jalanan itu dapat menghidupkan suatu kota dengan keterbatasannya ia bisa membuat lagu dengan sangat indah dan enak di dengar.

Musik itu Luas

Musik itu luas. ya, luas. mengapa kita memberi judul posting kali ini yaitu "musik itu luas" ? jawabannya, karena setiap orang setiap individu memiliki pendapat yang berbeda beda tentang musik. Kita sudah menjumpai beberapa orang yang berada di sekitar jalan kawasan Surabaya Selatan. Contohnya...
1. Ibu Pemilik Warung Kopi
       menurut ibu tersebut, musik adalah alunan lagu yang enak di dengarkan.
2. Tukang becak
       menurut beberapa tukang becak, musik merupakan hobi mereka ketika mereka sedang bersantai di beberapa warung. mereka berpendapat bahwa musik yang paling mereka gemari adalah musik dangdut.
3. Mas Penjaga warnet
        menurut mas penjaga warnet di daerah ketintang, musik adalah pengisi kesepian saat dia sedang bekerja (penjaga warnet). saat bekerja sebagai penjaga warnet, ia sering mendengarkan lagu lagu yang suka ia download di internet. dan lagu lagu tersebut ia perdengarkan kepada para pengunjung warnet tempat dia bekerja agar tidak sepi.
4. Bapak Penjaga Rel Kereta api
        kita mengetahui pekerjaan ini sangat mulia,karena tidak mudah sebagai penjaga rel kereta api. iya, beliau harus berkonsentrasi terhadap banyak pengendara yang melewati kereta api. beliau bercerita bahwa banyak keluh kesahnya menjadi penjaga rel kereta api. beliau pun tidak mungkin bersantai santai, jika tidak ada beliau mungkin sudah banyak korban berjatuhan karena tertabrak kereta yang sedang melintasi rel.
tetapi di tengah tengah beliau bekerja, beliau sempat mendengkarkan musik lebih tepatnya musik dangdut. beliau mengaku senang mendengarkan musik sejak ia duduk di kelas 3 SMA. sejak saat itu beliau tidak bosan mendengarkan musik walaupun hanya dengan radio. menurutnya musik adalah pelengkap saat beliau istirahat atau makan.
5. Penjaga Toko
       menurut mbak penjaga toko, menurut nya musik adalah kebutuhan saat ia sedang dikamar atau menjaga toko. mbak penjaga toko tersebut sangat gemar mendengarkan musik pop jaman sekarang. dia mengaku bahwa sejak SMP dia suka sekali mendengarkan lagu lagu pop dan suka menyanyikannya saat sedang menjaga toko. bahkan ditempat bekerjanya yaitu di toko dia disediakan oleh majikannya sebuah radio sebagai fasilitas dan agar ia betah bekerja disana.
6. Satpam SD
        sebagai satpam atau penjaga keamanan tidak lah mudah. karena harus mempunyai tanggung jawab demi keamanan orang disekitar. di sela sela pak satpam sedang melaksanakan tugasnya, beliau mengaku bahwa beliau senang mendengarkan musik melalui radio ataupun handphone nya. beliau menyukai segala musik tetapi lebih tepatnya musik keroncong. beliau mendengarkan musik keroncong saat sedang makan siang ataupun sedang santai.
7. Seorang mahasiswi
        kita sempat menghampiri seorang mahasiswi yang sedang menunggu angkutan umum. mahasiswi tersebut mengatakan bahwa menurutnya musik adalah kebutuhannya saat di kampus, rumah, dan dimana saja. kebetulan mahasiswi tersebut gemar sekali menyanyi. ternyata mahasiswi tersebut, juga memiliki pekerjaan sampingan sebagai penyanyi kafe. dia senang bernyanyi lagu pop karena menurutnya itu mudah dipelajari.



sekian dari survey kita tentang musik menurut masyarakat di daerah Surabaya Selatan. Dan kita semua mengetahui bahwa musik itu luas. tidak mengenal tempat dan waktu. kehidupan kita juga dipengaruhi musik entah itu dirumah, di pusat pembelanjaan, ataupun disekolah kita dapat mendengarkan musik :)